Langsung ke konten utama

"Pujian Untuk Mahina Maluku"

Bagaikan rusa liar di tengah pedalaman hutan,, ku umpamakan engkau  yang datang dari selatan,,

hai mahina perkasa,,

Molek pipimu di antara mutiara- mutiara pulau dobo,,dan lehermu di hiasi bia-bia pantai arma di ujung tenggara,,

Akan ku buatkan kadera sederhana dari gaba-gaba,, yang di hiasi perhiasan-perhiasan emas dari wamsait gunung botak,,

Bagiku engkau seperti burung kakatua,,di hutan manusela,, di temani burung tekukur yang memiliki suara merdu dan indah,, kau bagaikan lola di dasar laut banda,, sehingga sangat sulit untuk di taklukan,,

Bau wangi tubuh mu mengibaratkan bau damar yang di bakar,, agar tercium sampai membangunkan leluhur saat berlangsungnya ritual adat di bagian timur,,

Ohhhh Mahina,,

Pulau rote boleh di segani,, pulau bali ramai di kunjungi,, tapi kau begitu indah dan mempesona diantara himpitan tebing-tebing besar yang ada di pulai bair,, kau bagaikan pasir timbul yang ada di ngurtavur,, sehingga di perebutkan bagaikan pulau wetar,,

Lihatlah Mahina Ku

Telah berguguran daun-daun terumbu karang di lautan timur kei,, menandakan datangnya telur ikan,, yang mahal harganya,, begitula pula dirimu dengan perjuangan harus ku dapatkan cinta mu.

Dengarlah Mahina Ku,,

Hiduplah dengan ku,, maka akan ku minta Barakate dari para upu dan leluhurku,, yang berdiam di gunung Boirat,, akan ku utarakan cinta bagaikan mantra yang di bacakan untuk menghidupkan bambu,,

Cengkeh dan pala akan ku persembahkan sebagai harta perkawinan,, karena kau bagaikan narwastu di gunung salahutu,, yang telah di izinkan para upu untuk dapatkan somba.

Ooohhh Mahina ku

Kau bagaikan anak panah mas yang di simpan hidup di dalam tubuh Nen Dit Sak Mas,, wanita pelopor Hukum Larvul Ngabal di Tanah Evav,,

Mahina ku

ketahuilah bahwa kekuatan cinta ini sakral bagaikan air haturua yang di ambil untuk tarian hahi,, karna ku siap berperang merebut cinta mu,, dari semua kapitano yang berdiri kekar di gunung saniri.


Jiku kintal, 16 Agustus 2019

Vigel Faubun,S.Pd

Komentar