Langsung ke konten utama

Postingan

Generasi Muda

hay negeri yang manis yang selalu dijadikan pemanis sampai kapan kau dijadikan bisnis kau di penuhi dengan manusia-manusia sinis hay negeri yang elok puluhan blok yang menghasil kekayan membuatmu kelihatan elok sehingga kau diperebutkan manusi berhati goblok berniat untuk semua kekayaan mu di caplok hay negeri Raja-raja ratusan tahun kau di jajah ratusan tahun generasi mu berjuang untuk melawan negara-negara penjajah namun kini 75 tahun sudah generasi mu tertunduk tak mampu mengangkat wajah kau dilacuri dengan semua kepentingan para elit dengan semua strategi yang sangat komplit bagaikan manusia yang hidup tulangnya di bungkusi kulit yang bagaikan orang dihimpit hutang yang melilit hay negeri cengkeh pala manismu melebihi gula sehingga generasimu hanya suka menerima gula-gula namun mereka sukanya menjadi ekor bukan menjadi kepala hay bangsa petarung janganlah hati mu murung karna masih banyak strategi para elit yang terselubung sehingga generasi mu bersembunyi di dalam kain sarung perc...
Postingan terbaru

"Refleksi 75 Tahun Dirgahayi Propinsi Maluku"

Maluku pung dirgahayu negeri ini seng subur tapi kelihatan layu capat tergoda karna slalu dapa rayu dari bangsa ras melayu 75 taong gandeng negara anak negeri hidup dalam angkara seng mampu par bersuara apalai berbicara karna selalu bersandiwara semakin tua semakin terhina generasi saat ini selalu dihina seakan-akan dapa guna-guna lalu cuma mengharapkan dewi fortuna generasi barmaeng gila deng kapata dong robah samua tita kekayaan alam menjadi data pusat dapa banya harta 75 taong balom rasa merdeka karna dikelilingi manusia-manusia durhaka seng pastiu deng negeri yang terluka asalkan harta Maluku dapa pancuri secara terbuka jayalah Maluku dibawah pimpinan Indonesia raya biarkan takyat jelata meraya asal pejabat tetap kaya raya dirgahayu Maluku negeri yang beribu konspirasi ana negeri sendiri merampok hak asasi seakan-akan seng pung hati kasih Jiku kintal, 19 Agustus 2020 Vigel Faubun, S.Pd Kapitan Aksi Komunitas Kalesang Maluku

Dirgahayu Indonesia

beta tabaos deng cara Maluku kalo merdeka beta ganti mena muria itu pekikan semangat lewat bahasa tana kibarkan merah putih dari ujung nusantara negara ini Maluku juga rintis jang talalu pesimis lalu harus bilang katong separatis ini bukan sekedar puitis tapi ungkapan hati dari generasi demokratis Indonesia dengan Versi Maluku sandiri itu cara katong nyatakan jati diri jadi harus selalu mawas diri supaya tetap kuat badiri untuk berjuang par Maluku yang katong cintai jang takotang kalo katong bataria harus tarima deng hati yang ceria karna dari ujung timur nusantara telah lahirnya satria para pejuang yang kuasai samua kriteria ini negara demokrasi biarkan katong berkreasi jang gartak katong deng jeruji besi karna itu bukan sebuah solusi katong mau merdeka diatas tanah merdeka biarkan versi katong kibarkan sang saka agar negara ini tau Maluku bukan boneka karna katong satu dalam dekapan bhineka dirgahayu Indonesia yang ke 75 taong semoga perjuangan Leluhur Maluku bukan dianggap batu bada...

"Pujian Untuk Mahina Maluku"

Bagaikan rusa liar di tengah pedalaman hutan,, ku umpamakan engkau  yang datang dari selatan,, hai mahina perkasa,, Molek pipimu di antara mutiara- mutiara pulau dobo,,dan lehermu di hiasi bia-bia pantai arma di ujung tenggara,, Akan ku buatkan kadera sederhana dari gaba-gaba,, yang di hiasi perhiasan-perhiasan emas dari wamsait gunung botak,, Bagiku engkau seperti burung kakatua,,di hutan manusela,, di temani burung tekukur yang memiliki suara merdu dan indah,, kau bagaikan lola di dasar laut banda,, sehingga sangat sulit untuk di taklukan,, Bau wangi tubuh mu mengibaratkan bau damar yang di bakar,, agar tercium sampai membangunkan leluhur saat berlangsungnya ritual adat di bagian timur,, Ohhhh Mahina,, Pulau rote boleh di segani,, pulau bali ramai di kunjungi,, tapi kau begitu indah dan mempesona diantara himpitan tebing-tebing besar yang ada di pulai bair,, kau bagaikan pasir timbul yang ada di ngurtavur,, sehingga di perebutkan bagaikan pulau wetar,, Lihatlah Mahina Ku Telah be...

Dari Timur Indonesia

dari timur Indonesia beta tabaos Mena Muria bukan par mau propaganda tapi cuma mau bilang Merdeka dari negeri raja-raja dengan kekuatan baja inga moyang dengan perjuangan berdarah-darah seng lupa hari bersejarah Bangsa jang anggap katong ana tiri biar katong beda ciri-ciri Negara ini katong juga salah satu pendiri katong cuma tabaos par seng boleh lupa jati diri negeri ini punya semua hasil alam ale dong rampas dengan kejam bila direnungkan maka sangat kelam menusuk tambus sampe kadalam dari timur Indonesia mari katong pelajari semua kisah sejarah yang ale dong kasi pisah yang bikin rakyat di negeri ini jadi susah dari timur indonesia mari katong tabaos Merdeka biar merdeka katong balom sepenuhnya rasa setidaknya katong masih bagian dari sebuah cerita dari Timur Indonesia katong mau ucapkan dirgahayu Indonesia tetap jaya walaupun diatas derita doa kami untuk sang Pencipta. dari timur indonesia beta mau bilang dirgahayu beta bukan maraju apalai beta mau barayu karna beta laki-laki perka...

DPRD Jalan-jalan di tengah Pandemi

dong mau jalan-jalan karna takurung su amper 5 bulan biar tameng par keadilan itu rakyat pung ramalan pandemi ada mengancam adanya ribuan alasan bermacam-macam su tau nyawa terancam tapi tetap ingin hibur diri 1-2 malam walaupun selalu rakyat kecam katanya wakil rakyat hidup musti merakyat tapi bersenang-senang di atas derita rakyat saribu alasan pasti di ungkap bagaikan pencuri kelas kakap rakyat butuh dekapan tapi pura-pura tak acuh itu dong pung sikap masyarakat ada berjuang stenga mati berjuang par penuhi cita-cita si buah hati pendidikan dan kebutuhan hidup menghimpit sampe bisa mati tapi banyak pejabat yang hilang simpati ada ribuan tanda tanya tapi pasti pejabat su pikir akang pung bahaya asal par kantong pribadi pono bilangnya pasti ada rapat pleno asal poro kanyang rencana baru mulai tabayang-bayang bagaikan sedang main layang-layang awas jang sampe dapa ramas dari moyang apa manfaat dari jalan-jalan kaluar kota bisa matikan virus Corona,,? ...

Wanita Kain Tenun

beta wanita Adat yang sangat kental adat yang percaya leluhur pung mandat dengan budaya yang terisi padat beta bangga pake kain tenun seng bisa taganti deng gaun ini bukan terbuat dari kain katun ini tradisi yang turun temurun biar zaman berganti zaman dunia moderen pung kecaman tapi ini yang leluhur titipkan untuk generasi pertahankan seng perlu par malu ini pakian kebesaran leluhur di masa lalu akang bikin nyaman saat pakai pasti kelihatan aduhai karna sangat bernilai bangga jadi wata adodo fordata beta seng mampu ucap deng kata-kata beta akan tetap Cinta sampe tanah tutu mata Adodo Fordata selalu di hati beta. Jiku Kintal, 15 Agustus 2020 Vigel Faubun,S.Pd Kapitan Aksi Komunitas Kalesang Maluku .