hay negeri yang manis yang selalu dijadikan pemanis sampai kapan kau dijadikan bisnis kau di penuhi dengan manusia-manusia sinis hay negeri yang elok puluhan blok yang menghasil kekayan membuatmu kelihatan elok sehingga kau diperebutkan manusi berhati goblok berniat untuk semua kekayaan mu di caplok hay negeri Raja-raja ratusan tahun kau di jajah ratusan tahun generasi mu berjuang untuk melawan negara-negara penjajah namun kini 75 tahun sudah generasi mu tertunduk tak mampu mengangkat wajah kau dilacuri dengan semua kepentingan para elit dengan semua strategi yang sangat komplit bagaikan manusia yang hidup tulangnya di bungkusi kulit yang bagaikan orang dihimpit hutang yang melilit hay negeri cengkeh pala manismu melebihi gula sehingga generasimu hanya suka menerima gula-gula namun mereka sukanya menjadi ekor bukan menjadi kepala hay bangsa petarung janganlah hati mu murung karna masih banyak strategi para elit yang terselubung sehingga generasi mu bersembunyi di dalam kain sarung perc...
Maluku pung dirgahayu negeri ini seng subur tapi kelihatan layu capat tergoda karna slalu dapa rayu dari bangsa ras melayu 75 taong gandeng negara anak negeri hidup dalam angkara seng mampu par bersuara apalai berbicara karna selalu bersandiwara semakin tua semakin terhina generasi saat ini selalu dihina seakan-akan dapa guna-guna lalu cuma mengharapkan dewi fortuna generasi barmaeng gila deng kapata dong robah samua tita kekayaan alam menjadi data pusat dapa banya harta 75 taong balom rasa merdeka karna dikelilingi manusia-manusia durhaka seng pastiu deng negeri yang terluka asalkan harta Maluku dapa pancuri secara terbuka jayalah Maluku dibawah pimpinan Indonesia raya biarkan takyat jelata meraya asal pejabat tetap kaya raya dirgahayu Maluku negeri yang beribu konspirasi ana negeri sendiri merampok hak asasi seakan-akan seng pung hati kasih Jiku kintal, 19 Agustus 2020 Vigel Faubun, S.Pd Kapitan Aksi Komunitas Kalesang Maluku